rilis

Jumpa Pers Pertama Persatuan Judo Seluruh Indonesia Di Awal 2020

TIRAS.id

 

 

“Seminar dan Pelatihan dari Kodokan Institute, tempat lahirnya beladiri Judo. Untuk meningkatkan kemampuan dan semangat para pejudo di Indonesia untuk membangkitkan prestasi judo Indonesia ke tingkat Asia dan Dunia,”  tutur Bachtiar Utomo, Sekjen Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI)

 

TIRAS.id —  Sesuai dengan program kerja yang ada, PB PJSI mendatangkan sejumlah pelatih utama dari Jepang untuk memberikan masukan strategis dalam hal pembinaan dan peningkatan teknik bagi para judoka yang tergabung dalam pelatnas.

“Sehingga ke depannya atlet judo Indonesia akan mampu bertanding di level dunia,” kata Sekjen PB PJSI Bachtiar Utomo di Jakarta, Selasa (28/1).

Bachtiar mengatakan,  kegiatan tersebut bertujuan terciptanya suatu suatu standar pembinaan yang baik dan merata di tanah air, maka upaya mendatangkan pelatih Jepang, sebagai negara asal kelahiran judo, menjadi penting.

Bagaimana Jepang bisa membangun strategi pembinaan dan menjadikannya sebagai negara yang tetap disegani dan mendominasi olahraga judo meski sejumlah negara di dunia juga menunjukkan peningkatan prestasi yang pesat.

“PB mengundang para pelatih daerah, mulai dari tingkat provinsi dan tingkat klub, untuk dapat ikut serta dalam seminar dan pelatihan yang dilakukan di padepokan judo nasional di Ciloto, Puncak, Jawa Barat, dengan harapan pengetahuan dasar dan ilmu kepelatihan judo dapat tersebar dengan merata di seluruh pengurus provinsi,” kata Bachtiar.

Program tersebut, masih kata Bachtiar,  berupa kegiatan seminar dan pelatihan yang bekerjasama dengan Kodokan Institute lewat program Seminar ASEAN Jita Kyoei. Kodokan Institute, Jepang, adalah tempat lahirnya beladiri Judo, yang kemudian menyebar ke seluruh dunia.

Seminar nantinya terdiri dari seminar WAZA dan KATA yang kemudian di ikuti dengan ujian Penyetaraan DAN dari Kodokan serta pendaftaran sebagai anggota dari Kodokan yang berlaku seumur hidup, di mana sebagai anggota, pejudo Indonesia dapat berlatih di Kodokan secara gratis.

Benny S Butar-butar selaku Wakil Ketua Bidang Humas PB PJSI mengatakan, pengurus PB Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) terus berupaya meningkatkan prestasi judo di tanah air secara berkesinambungan.

Hal ini, guna mengembalikan supremasi Indonesia di cabang olahraga judo di kawasan Asia Tenggara yang sebelumnya pernah diraih. “Salah satunya dengan mengintesifkan program pelatihan dan pembinaan baik dari tingkat atlet, pelatih, dan pengurus,” ujar Benny S Butarbutar, pejudo Indonesia yang sempat bertugas di kantor Berita Antara Jepang.

Prestasi Judo Indonesia

Pada kesempatan yang sama, Bachtiar, yang juga didampingi sejumlah pengurus pusat PJSI, menyampaikan prestasi judo yang telah diraih Indonesia dalam beberapa kejuaraan internasional, seperti Sea Games, kejuaraan judo Asia hingga dan olimpiade.

Judo Indonesia pernah merajai Judo di kawasan Asia Tenggara dengan meraih medali emas terbanyak selama satu dekade lalu. Nama-nama seperti Perry Pantouw, Hengky Pie, Bambang Prakarsa, Helena Papilaja, Enny Trihastuti, Pujawati Utama hingga Krisna Bayu pernah ditakuti pejudo lawan-lawannya di kawasan tersebut.

Seiring dengan Waktu, negara Asia tenggara lain nya juga mulai mengatur strategi untuk dapat meraih medali lebih banyak dan meruntuhkan supremasi Indonesia di cabang olahraga judo. Sampai suatu ketika prestasi judo Indonesia berapa di titik terbawah, di mana judo Indonesia, sekali dalam sejarah, tidak meraih satu pun medali emas, yaitu pada SEA Games 2013.

Untuk merebut kembalikan kejayaan judo Indonesia, maka para pengurus dan pelatih melakukan  perombakan dalam strategi pembinaan dan prestasi. Terbukti pada SEA Games berikut nya Tahun 2015 dan 2017, Indonesia meraih juara umum kembali dalam cabang olahraga judo dengan peraihan empat medali emas. SEA Games 2019 di Philippines kemarin juga meraih empat medali emas dan semua atlit meraih medali.

“Hal ini kami lakukan untuk meningkatkan kemampuan dan semangat para pejudo di Indonesia untuk membangkitkan prestasi judo Indonesia ke tingkat Asia dan Dunia”, tutur Bachtiar, yang juga merupakan Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum BULOG.

Genjot Prestasi Judo, PJSI Datangkan Dua Pelatih Utama Jepang

PJSI DATANGKAN DUA PELATIH UTAMA JEPANG PERCEPAT PRESTASI JUDO

Sensei Tonue Sengoku, memberi pelatihan gratis untuk berlatih Judo di Sengoku Internasional Judo Hall di Banjar Celuk, Desa Buruan, Gianyar Bali. Pose bersama yang dulu muridnya, Perry Pantouw.
Ketua Forum Pimpinan Media Digital, S.S Budi Rahardjo dan Benny S Butarbutar (Wakil Ketua bidang Humas PB PJSI) selfie bersama Pelatih Judo Jepang, Kodokan Institute.

 

Total Page Visits: 106 - Today Page Visits: 5
TIRAS.id

Tinggalkan Balasan