google.com, pub-6135897251816907, DIRECT, f08c47fec0942fa0
TEKNOLOGI

Foto Ahli Epidemiologi Bersama Mamah Muda Viral

Foto Ahli Epidemiologi
TIRAS.id

“Ya (diretas), belum (bisa diakses), masih dibekukan,” kata dr Pandu tentang akun di Twitter miliknya @drpriono

 

TIRAS.id — Dokter Pandu Riono yang dikenal sebagai ahli Epidemiologi Universitas Indonesia membenarkan, bahwa akun Twitter-nya telah diretas dan hingga Kamis (20/8/2020) pagi ini belum bisa diakses.

Akun Twitter dr Pandu Riono diretas oleh orang tak dikenal pada Rabu (19/8/2020) sekitar pukul 22.05 WIB kemarin.

“Ya (diretas), belum (bisa diakses), masih dibekukan,” kata dr Pandu tentang akun di Twitter miliknya @drpriono, kini hanya bertuliskan ‘This account doesn’t exist’ alias tak ada.

Malam romantisku bersama calon mamah kedua, malam itu juga sungguh nikmat bersama dia di dalam kamar hanya berdua,” tulis akun @drpriono yang diduga diretas.

Akun Twitter Pandu @drpriono diretas dengan menampilkan foto yang diduga dokter Pandu bersama seorang wanita dengan narasi kehidupan rumah tangga.

Banyak komen menyebut peretasan (hack) itu berkait ia vokal dalam mengawal penanganan virus corona di Indonesia. Ia kritis terhadap sejumlah aturan dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah terkait penanganan pandemi tersebut.

Soal akan dibukanya kembali pariwisata di Indonesia. “Kalau nekat, nanti gelombang kedua infeksi COVID-19 bisa lebih dahsyat,” jelas Pandu saat waktu lalu .

Mengenai putusan awal Mei 2020, kala pemerintah mengizinkan warga berusia 45 tahun ke bawah untuk beraktivitas dan bekerja normal di masa pandemi virus corona. Ini pun ditentang Pandu.

Dokter ini juga mengkritik keras saat upaya new normal atau kenormalan baru yang digembar-gemborkan pemerintah Indonesia untuk melakukan relaksasi aktivitas publik di luar rumah saat pandemi COVID-19 digaungkan.

Belakangan, pemilik akun twitter @drpriono juga sangat kritis atas temuan obat Covid-19 yang diklaim oleh pihak Unair bekerja sama dengan TNI AD dan BIN.

“Sangat disesalkan, soal yang menyangkut keselamatan rakyat banyak ini menjadi permainan kotor,” demikian cuitan Goenawan Mohamad alias GM yang kemudian ditimpali beberapa tweet lain.

Beredar luas analisa siapa yang melakukan hack kepada ahli epidemiologi di grup-grup IT termasuk WA grup ahli IT yang dikenal sebagai CS Multi-stakeholder.

 

baca juga:  Kepala BPOM Tegaskan Obat Temuan Unair, TNI dan BIN Belum Valid

Tinggalkan Balasan