RILIS

Cara Pemberian Vaksin Campak untuk Orang Dewasa

TIRAS.id — Campak merupakan penyakit yang diakibatkan oleh infeksi virus yang dapat menimbulkan ruam kemerahan di seluruh bagian tubuh.

Penyakit campak tersebut dapat dengan mudah menular dan mengakibatkan komplikasi yang cukup serius terutama pada bayi dan anak-anak.

Sehingga pemberian vaksin campak merupakan hal wajib yang harus dilakukan untuk melindungi mereka dari bahaya komplikasi serius dari penyakit campak. Tetapi tidak hanya bayi dan anak-anak, orang dewasa juga sangat membutuhkan pemberian vaksin tersebut.

Itu karena penyakit campak merupakan penyakit yang mudah menular. Meskipun ketika seseorang telah mendapat vaksin campak sewaktu bayi dan anak-anak tidak dapat menjamin orang tersebut terbebas dari penyakit tersebut. Sehingga perlu dilakukan pemberian vaksin ulang menginjak di usia dewasa.

Seperti yang dikemukakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), vaksin campak biasanya terdiri dari vaksin gabungan yang biasanya disebut MMR (measles, mumps, dan rubella) yaitu vaksin yang dapat melindungi Anda dari tiga penyakit diantaranya yaitu campak, gondongan, dan rubella.

Bahkan risiko terjadinya kematian juga menjadi salah satu komplikasi penyakit campak yang bisa terjadi pada orang dewasa.

Sekitar 90 persen orang tidak mendapat vaksin sehingga tidak memiliki sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit campak.

Setelah mengalami kontak dengan penderita penyakit campak yang dapat ditularkan melalui bersin, batuk, dan hingga melalui hembusan nafas.

Untuk mengetahui cara pemberian vaksin campak pada orang dewasa, berikut ini penjelasannya.

Cara Pemberian Vaksin Campak Pada Orang Dewasa

1.  Orang-orang yang Tidak Diperkenankan Mendapat vaksin Campak.

Dokter atau petugas medis pasti akan memeriksa kondisi Anda terlebih dahulu dan memastikan bahwa Anda tidak termasuk dalam kategori orang berikut ini:

  • Orang yang memiliki riwayat alergi terhadap neomycin.
  • Sedang mengkonsumsi obat imunosupresif.
  • Orang yang menderita leukimia, limfoma, dan gangguan sumsum tulang belakang.
  • Orang yang pernah atau sedang mengalami cedera otak, kejang, mengalami gangguan darah, dan trombositopenia.
  • Menderita penyakit HIV atau AIDS.

2. Jumlah Pemberian Vaksin Campak untuk Orang Dewasa

Pemberian vaksin penyakit campak terhadap remaja dan orang dewasa yang belum pernah menerima vaksin campak sebelumnya biasanya dilakukan minimal satu kali.  Namun akan lebih baik jika Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu, agar mengetahui jumlah pemberian vaksin campak yang tepat pada tubuh Anda.

3.  Cara Pemberian Vaksin Campak

Pada umumnya vaksin campak akan diberikan kepada pasien dengan cara disuntik. Dalam menentukan dosis yang disuntikan kepada pasiennya, dokter akan memeriksa kondisi kesehatan dan usia penerima vaksin campak sebelum menentukan dosis yang tepat untuk diberikan kepada mereka.

Itulah cara pemberian vaksin campak untuk orang dewasa yang baik dan benar. Sebelum Anda diberikan vaksin campak pada tubuh, sebaiknya Anda memberitahukan dokter tentang semua obat yang Anda konsumsi belakangan ini agar tidak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan.

Melakukan vaksinasi penyakit campak memang cukup penting dilakukan agar tubuh senantiasa sehat.

Bagi Anda yang ingin berkonsultasi dengan lebih mudah dan praktis sebaiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan para ahli yang terpercaya melalui Halodoc.

Di sana Anda dapat mengajukan berbagai pertanyaan seputar dosis vaksin campak dan juga jenis vaksin campak yang sesuai untuk tubuh Anda.

Tidak hanya itu melalui Halodoc Anda juga dapat mencari rekomendasi tempat vaksinasi campak yang sesuai dengan lokasi tempat tinggal Anda.

Selain itu juga Halodoc juga memberikan informasi seputar biaya di setiap tempat yang direkomendasikan.

Seperti Anda yang tinggal di Kota Medan, maka bisa mendapatkan informasi seputar vaksin Medan yang cepat dan mudah melalui aplikasi Halodoc.

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.