Dr Anang Iskandar di Peringatan Hani 2024: Ancaman Kejahatan Narkotika Adalah Kesehatan Masyarakat

oleh -0 Dilihat
oleh
Anang Iskandar Bersama Duta Besar Seychelles. Bapak Nico Barito/Utusan Khusus Presiden Seychelles Untuk Negara ASEAN

TIRAS.id — Ancaman Kejahatan Narkotika Adalah Kesehatan Masyarakat

Pada Peringatan Hani 2024, Dr. Anang Iskandar, seorang ahli dalam bidang narkotika, menggarisbawahi pentingnya kesadaran akan ancaman yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan masyarakat.

Dalam pandangannya, narkotika bukan sekadar masalah hukum, tetapi lebih sebagai krisis kesehatan yang mempengaruhi berbagai lapisan masyarakat.

Pencegahan sebagai Langkah Utama

Menurut Dr. Anang Iskandar, pendekatan utama dalam menanggulangi masalah narkotika adalah pencegahan. Masyarakat perlu didorong dan dilindungi agar tidak terjerumus dalam penggunaan narkotika.

Upaya ini tidak hanya mencakup sosialisasi bahaya narkotika tetapi juga kegiatan edukatif yang mengedepankan pemahaman akan dampak negatif yang ditimbulkan.

Rehabilitasi sebagai Tindakan Pemulihan

Bagi individu yang telah terjebak dalam penyalahgunaan narkotika, baik sebagai korban maupun pecandu, Dr. Anang menekankan pentingnya rehabilitasi sebagai langkah yang tidak hanya hukum tetapi juga kemanusiaan.

Dalam konteks ini, ia mendukung implementasi program wajib lapor bagi pecandu untuk memulai proses rehabilitasi. Hal ini merupakan bagian dari upaya menyelamatkan mereka dari siklus kejahatan narkotika.

Peran Sistem Peradilan dalam Rehabilitasi

Selain wajib lapor pecandu, Dr. Anang juga menyoroti pentingnya peran sistem peradilan. Keputusan hakim untuk menetapkan rehabilitasi bukan sekadar sanksi, melainkan solusi yuridis yang bertujuan untuk memulihkan dan menyelamatkan individu dari dampak destruktif penyalahgunaan narkotika.

Pendekatan ini juga melibatkan pendekatan rehabilitasi yang holistik, mempertimbangkan faktor psikologis, sosial, dan medis yang relevan.

Dalam pandangan Dr. Anang Iskandar, Peringatan Hani 2024 harus menjadi momentum untuk menguatkan komitmen bersama dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

Pencegahan melalui edukasi dan rehabilitasi melalui sistem hukum adalah dua pilar utama yang harus diperkuat guna mengatasi tantangan ini.

Dengan demikian, masyarakat dapat bergerak maju dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman dari kejahatan narkotika.

Artikel ini menggambarkan pandangan Dr. Anang Iskandar yang mendalam mengenai kompleksitas masalah narkotika dan solusi-solusi yang diusulkannya dalam konteks Peringatan Hani 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.