“PPKM Diperpanjang Sampai 25 Juli 2021”

  • Whatsapp

POJOK News

“PPKM Diperpanjang Lagi, Jadi Terpaksa Banyak Tidur Lagi”

Oleh: Fathonie Abdullah
(Journalist-Researcher)

Apa boleh buat, Presiden RI Ir Joko Widodo sudah mengumumkan via ‘live streaming’ Sekretariat Negara RI bahwa PPKM diperpanjang sampai 25 Juli 2021 (Semalam, Selasa 20/7/2021, Jam 20.00 WIB); dengan catatan, jika ada penambahan kasus yang signifikan (pasien positif Covid-19 dan yang tak sembuh alias meninggal), akan terus diperpanjang lagi — “anak buah” Presiden mesti siap cepat mengeluarkan dan mengumumkan ‘dasar hukumnya’.

Tak perlu lagi “saling menyalahkan”, kenyataannya sebulan terakhir ini ada 15 ribu lebih pasien Covid-19 yang meninggal di Indonesia (termasuk yang sedang isolasi mandiri). Dan, di seluruh dunia sudah ada lebih 4 juta pasien Covid-19 yang meninggal; dengan tiga negara teratas terbanyak, yang meninggal 500 ribu sampai 600 ribu lebih (USA, India, dan Brazil; TimeHealth). Meski hanya sekitar 10 persen yang meninggal dibandingkan tiga negara tersebut, Indonesia tetap waspada dengan cara, antara lain, meningkatkan vaksinisasi (DKI Jakarta, sudah hampir separuh penduduknya, atau sekitar 4 juta orang yang telah divaksin; laporan Pemda DKI Jakarta, Selasa 20/7/2021) dan kebijakan memperpanjang PPKM.

“Ngapain….” celetuk Tukang Jahit Keliling dengan nada suara kesal bercampur ‘kepo’ karena tak ada yang datang, yang mangkal di Taman Perumahan Pondok Pucung (Tangsel, Banten) sore hari.

‘Ngapain?’ Tak ada yang tahu, selain penghuni rumah yang bersangkutan, apakah di dalam rumah ada yang ‘WFH’ (‘Work From Home’), ‘WIH’ (‘Work In Home’), ‘LFH’ (‘Learning From Home’), atau ‘SIH’ (‘Sleep In Home’) alias ‘tidur melulu….

Sementara itu, di antara banyak anak-anak yang sudah divaksin, ada-ada saja segerombolan anak-anak sekolah dasar yang nekat keluyuran bermain di luar rumah. Padahal, TK dan SD saja masih belum berani buka. Juga, di pasar tradisional dan tempat-tempat jajanan, banyak juga remaja pelajar tak berseragam keluyuran belanja.

“Kita nggak libur, lagi tugas,” kata Petugas ‘maintenance’ perusahaan Telkom, yang menginformasikan bahwa kotak dan kabel sering hilang di kawasan Jombang (Tangsel), “Kantor juga buka terus…. ” Memang, ada yang libur dan ada juga kantor-kantor yang tak meliburkan karyawannya. Sama seperti ruas jalan tertentu, yang disekat dan yang tidak; atau patroli Petugas COVID-19 yang bisa saja datang tiba-tiba meski bisa laporan aduan ‘online’; atau juga patroli pembatasan jam-jam tertentu di tempat-tempat tertentu (buka dan tutup).
*****

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.