Pandemi Tak Menghambat Produser Musik Memproduksi Karya

oleh


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA – Teknologi digital kini digunakan di setiap aspek kehidupan manusia dalam kegiatan sehari-hari agar lebih efektif dan efisien. Terlebih dengan kondisi pandemi semua manfaat dari penggunaan teknologi ini memang terjadi untuk mengimbangi kebutuhan manusia.

“Di masa pandemi ini, kita harus meningkatkan digital skills agar kita bisa terus survive mendapat banyak informasi, literasi yang bermanfaat untuk kehidupan masa kini dan masa depan,” ujar Pringgo Aryo Pradana, seorang Produser & Komposer Musik saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I,  pada Selasa (28/9/2021).

Menurut dia kondisi pandemi tidak menghambat para produser musik dalam proses pembuatan dan rekaman karya musiknya. Teknologi digital sangat berperan dalam memudahkan proses pembuatan karya dan rekaman, di mana semuanya bisa dilakukan secara online.

Bahkan dia mengatakan, kondisi pandemi pun menjadi saat yang tepat untuk memulai maupun belajar digital skills. Terutama karena software dan program berbasis digital untuk bidang ini sudah sangat canggih sehingga tidak perlu khawatir kesulitan dalam mempelajarinya, berbagai jenis perangkat dan software tersebut pun sudah sangat mudah digunakan. Selain itu untuk mendapatkannya, setiap orang bisa langsung mengunduhnya melalui aplikasi pengunduan yang gratis hingga berbayar.

Saat ini proses kreatif atau berkarya pun dapat dilakukan di mana saja oleh siapa saja dan kapan saja berkat canggihnya teknologi. Bahkan setiap orang bisa dengan mudah mendistribusikan karyanya melalui berbagai media online. Baik melalui media sosial, layanan streaming, maupun web profile.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Pipit Djatma, Fundraiser Consultant & Psychososial Actvist IBU Foundation, Shandy Susanto, Dosen Podomoro University, dan Mardiana R.L, Vice Principal in Kinderhouse Pre-School.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 10 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.