google.com, pub-6135897251816907, DIRECT, f08c47fec0942fa0
NASIONAL

Menteri Tjahjo Belum Menjawab Soal Istri Nurhadi, mantan Sekretaris MA

Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman
TIRAS.id

TIRAS.id — Istri TSK Nurhadi yaitu Tin Zuraida menjadi staf ahli Kemenpan RB bidang bidang politik dan hukum yang mulai mejabat sejak 2017. Belum ada keterangan hal ini, ketika whatsapps Menteri Tjahjo Kumolo dimintai komentar hal  tersebut.

Ramai berita,  mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi ditetapkan sebagai tersangka korupsi Rp 46 miliar dari suap dan gratifikasi.

Saat rumahnya digerebek KPK, Tin membuang uang dan dokumen ke toilet. Rumahnya digerebek pasca ditangkapnya Panitera PN Jakpus, Edy Nasution.

Akhirnya Tin dipanggil KPK dan bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Tin menceritakan alasannya mengambil sobekan dokumen perkara yang sudah disobek dan dibuang suaminya ke dalam tempat sampah.

“Iya karena (tempat sampah) itu sudah penuh dengan botol dan sisa air buangan. Basah, jadi saya ambil,” ucap Tin saat bersaksi pada Januari 2019.

Pengangkatan Tin menjadi petinggi di Kemenpan dinilai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur sudah sesuai dengan prosedur. Ia juga menyebut proses seleksi dilakukan terbuka.

“Secara terbuka. Semua instansi kami undang untuk mengikutinya. Ada puluhan, dua puluh lebih mungkin,” kata Asman di Hotel Bidakara.

Menurut Asman, selain Tin yang menjadi staf ahli bidang politik dan hukum, pihaknya menerima dua staf ahli lain, yaitu di bidang budaya kerja dan ekonomi daerah. Khusus untuk Tin, pelantikannya ditunda selama satu tahun karena adanya pemberitaan terkait Tin terlibat dalam kasus dugaan korupsi.

“Sudah menunggu satu tahun, ada tiga jabatan pimpinan tinggi. Seleksi secara terbuka, tiga terpilih dan yang dua nggak ada masalah. (Satu orang) karena pemberitaan, kita tunda. Selama satu tahun tidak ada fakta hukum. Nanti kalau ada fakta hukum, kita evaluasi, kalau ada fakta hukum yang menjadi dasar. Kalau nggak ada fakta hukum, nggak bisa bikin apa-apa,” ujarnya.

Kini, KPK telah menetapkan Nurhadi menjadi tersangka kasus suap dan gratifikasi kasus mafia peradilan. Selain itu, mantu Nurhadi, Rezky Herbiyono juga dijadikan tersangka.

 

Tinggalkan Balasan