Menciptakan Budaya Digital Baik dengan Menyaring dan Memproduksi Konten Positif

oleh


EKSEKUTIF.COM, JAKARTAKeberadaan internet membuat informasi begitu cepat berdatangan. Banjir informasi mengenai segala hal mulai dari berita yang dimuat di grup obrolan What’sApp hingga media sosial.

Segala informasi yang beredar belum tentu semuanya benar dan baik, setiap orang harus lebih kritis dalam menerima maupun menyaring informasi agar tidak termakan hoaks.

Henry V. Herlambang CMO Kadobox mengatakan ada beberapa pilar pendukung agar setiap orang turut membangun budaya kreatif dan produktif di ruang digital.

Yakni dengan me-filter siapa saja dan akun apa saja yang diikuti. Selanjutnya ikuti hanya komunitas positif dan produktif, biasakan untuk bijak saat berkomentar dan mengunggah sesuatu di media sosial.

“Bedakan saja akun-akun publik yang kurang produktif dan cenderung menggiring opini atau berisi gosip dengan akun produktif dan positif yang mengajarkan budaya baik dan mengedukasi,” kata ujar Henry V. Herlambang CMO Kadobox saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat I, pada Jum’at (24/9/2021).

Kualitas akun yang layak untuk diikuti pun dapat dilihat dari komentar yang ada di dalamnya, serta respon penulisnya.

Komentar unggahan yang berbobot bahkan menambah nilai dan perspektif atau opini alternatif. Membiasakan untuk memiliki budaya digital hal-hal yang positif pada akhirnya membuat semua orang mudah saling terkoneksi.

Lebih lanjut, setiap orang bisa mendukung tren budaya digital yang baik dan produktif bersama dengan orang-orang dan komunitas positif.

Mulanya mungkin sulit, namun dengan membuat konten positif maka sebagai individu seseorang bisa mendapatkan nilai lebih. Bahkan secara digital seseorang akan mudah dilirik pihak perekrut pencari kerja, mendapat peluang endorse, lebih dikenal calon pemberi peluang, lebih mudah membina relasi lewat media sosial, dan menjadi cara standout secara digital.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Klemes Rahardja, Founder The Enterpreneur Society, Syarief Hidayatulloh, Digital Strategist Hello Monday Morning, dan Rino, Kaprodi Teknik Informatika Universitas Buddhi Dharma.

kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 90 kali dilihat,  84 kali dilihat hari ini



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.