Kapolda Metro Jaya: Ada Kelompok Yang Akan Melakukan Vandalisme

0
SHARES
115
VIEWS

BACAJUGA :

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana

TIRAS.id — Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, ada kelompok yang berencana membuat vandalisme dan berbuat onar.  Kelompok Sindikalis didominasi anak muda.

Kelompok yang bernama Anarko ini, merencanakan kerusuhan di Indonesia pada 18 April mendatang, dengan memanfaatkan situasi wabah virus Corona.

Akan melakukan aksi besar-besaran berupa vandalisme dan kerusuhan di Pulau Jawa. Tujuannya menimbulkan kepanikan dan memanfaatkan masyarakat untuk berbuat onar hingga penjarahan.

Sebagai tahap awal, kelompok Anarko sudah memulai aksinya dalam beberapa hari terakhir di wilayah Tangerang, Banten. Sebagian besar dari mereka bahkan diketahui kaum terpelajar kelas menengah ke bawah.

Tulisan vandalisme yang mereka buat di empat lokasi itu di antaranya ‘Kill The Rich’ yang artinya bunuh orang kaya, ‘Sudah Krisis Saatnya Membakar’, serta ‘Mau Mati Konyol atau Melawan’.

Empat lokasi aksi mereka adalah di Toko di Pasar Anyar di Jalan Kiasnawi Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang.

Lalu, di Kantor BCA di Jalan Kisamaun, Pasar Lama, Kota Tangerang; di trotoar dan dinding di Jalan Kali Pasir, Kota Tangerang; dan di BRI Jalan Imam Bonjol, Tangerang Kota.

Beruntung, aparat polisi telah mengendus rencana tersebut sehingga langsung mengamankan para pelaku.

“Motif mereka melakukan vandalisme ini karena ketidakpuasan terhadap pemerintah,” tandas Kapolda Metro Jaya, Irjen (Pol) Nana Sudjana dalam keterangan persnya, Sabtu (11/4/2020).

Nana mengatakan, aksi tersebut sudah diorganisasi sedemikian rupa di beberapa wilayah seperti Jakarta, Bandung, dan beberapa kota lainnya di Pulau Jawa.

Nana menjelaskan para tersangka yang telah diamankan memiliki latar belakang yang berada, namun didominasi oleh anak-anak muda yang memiliki pemahaman yang sama terhadap pemerintah.

Beberapa di antaranya memiliki status sebagai mahasiswa, pelajar SMA, ataupun pengangguran. Para tersangka ditangkap di sebuah kafe di kawasan Cibodasari, Kota Tangerang, Jumat (10/4/2020).

“Kami kembangkan tentunya, bukan hanya di Jakarta, kami akan coba seperti di Bandung dan beberapa kota seterusnya,” kata Nana.

Atas perbuatannya ini, para pelaku diancam melanggar pasal 14 dan atau pasal 15 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 160 KUHP dan terancam 10 tahun penjara.

Vandalisme berupa tulisan provokasi itu mereka buat pada Kamis 9 April 2020 malam hari,” jelas Nana.

Ia mengatakan, dari tangan kelimanya diamankan sejumlah barang bukti, termasuk buku-buku mengenai paham anarkisme sindikalis. “Paham mereka adalah anti kemapanan.”

Sudah diamankan pelaku di Bekasi Timur dan di Tigaraksa, Tangerang. Ada yang sebagai admin grup WhatsApp dan Telegram, kelompok Anarko yang berpaham anarkisme sindikalis.

Kelompok  Anarko tidak memiliki struktur pimpinan, ada admin yang mengendalikan grup dan kerap memotivasi anggota grup untuk melakukan vandalisme.

Tujuan mereka melakukan vandalisme serentak, agar masyarakat terpancing atau terprovokasi melakukan keonaran, penjarahan, dan pembakaran.

“Terutama ke orang-orang yang dianggap kaya,” ungkap Nana yang menyebut Sindikalis ini diketahui pernah berbuat rusuh saat aksi buruh atau Mayday di Bandung pada Mei 2019.

Related Posts

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.