google.com, pub-6135897251816907, DIRECT, f08c47fec0942fa0
NASIONAL

Kapal Republik Indonesia (KRI) Dalam Posisi Siaga Tempur

TIRAS.id

TIRAS.id — Beijing menegaskan bahwa negaranya memiliki hak kedaulatan atas Kepulauan Nansha di Laut China Selatan dan perairan sekitarnya yang berbatasan langsung dengan Natuna.

Klaim historis China dekat Kepulauan Nansha, yang menurut Jakarta masih merupakan zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia,  dengan alasan bahwa para nelayan China telah lama beraktivitas di perairan dimaksud.

Juru bicara Kemlu China Geng Shuang menegaskan, China memiliki hak historis di Laut China Selatan lantaran para nelayannya telah lama melaut dan mencari ikan di perairan itu.

Sementara itu,  Kementerian Luar Negeri RI menuturkan wilayah yang diklaim China itu masih merupakan zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia.

Jakarta menganggap klaim historis Beijing soal perairan tersebut tidak memiliki dasar hukum dan tidak pernah diakui oleh hukum internasional.

Kapal Republik Indonesia (KRI) dalam posisi siaga tempur amankan perairan laut  Natuna, Kepri. Hal ini dilakukan sebagai upaya penegakan kedaulatan negara.

Terdeteksi 30 kapal ikan asing yang tengah beroperasi di wilayah kedaulatan NKRI dengan dikawal oleh tiga kapal coast guard milik Tiongkok.

Operasi ini yang melibatkan semua unsur, baik darat, laut dan udara, lewat cara-cara persuasif diutamakan  agar 30 kapal pencari ikan dan tiga kapal coast guard China keluar dari laut Natuna.

Sementara itu, pemerintah Indonesia kembali menegaskan menolak klaim China atau Tiongkok terhadap wilayah Natuna. Hal ini disampaikan usai rapat koordinasi terbatas di kantor Kemenko Polhukam.

“Indonesia tidak pernah akan mengakui nine dash line, klaim sepihak yang dilakukan oleh Tiongkok yang tidak memiliki alasan hukum yang diakui oleh hukum internasional, terutama UNCLOS 1982,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (3/1/2020).

Pemerintah memastikan bahwa kapal-kapal China telah melakukan pelanggaran-pelanggaran di wilayah ZEE Indonesia.  Menurut Retno ZEE Indonesia telah ditetapkan oleh hukum internasional yaitu melalui UNCLOS 1982.

“Tiongkok merupakan salah satu party dari UNCLOS 1982. Oleh karena itu merupakan kewajiban bagi Tiongkok untuk menghormati implementasi dari UNCLOS 1982,” ujarnya.

“Kapal Republik Indonesia (KRI) dalam posisi siaga tempur amankan perairan laut Natuna, Kepri,” ujar Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya ) TNI Yudo Margono.

Tensi diplomatik antara Indonesia dan China belakangan menghangat. Ini lantaran ulah kapal-kapal China yang masuk ke perairan Natuna.

Pemerintah Indonesia bahkan memanggil Dubes China untuk RI di Jakarta untuk melayangkan nota protes keberatan. Menanggapi pemanggilan itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang menegaskan perairan di sekitar Kepulauan Nansha (Spratly Islands), tidak jauh dari perairan Natuna, masih menjadi milik China.

Pulau Natuna merupakan kepulauan terluar di bagian utara Indonesia yang berhadapan langsung dengan Laut Ciina Selatan.

Pulau Natuna termasuk ke dalam area provinsi Kepulauan Riau yang memiliki pusat administrasi di Kota Ranai. Nama Natuna sendiri diambil dari bahasa belanda yaitu Natunae, yang berarti alami. Jadi gak heran kalau Natuna memiliki gugusan pemandangan alam yang indah.

Kode etik itu dibentuk sebagai pedoman negara-negara bertindak di perairan kaya sumber daya alam tersebut demi mencegah konflik.

baca juga: majalah Matra edisi cetak terbaru — klik ini

 

Tinggalkan Balasan