NASIONAL

Jelang Hari Pahlawan 10 November, Presiden Jokowi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada 6 Tokoh

TIRAS.id

TIRAS.id — Pemberian gelar Pahlawan Nasional ini sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor 123/TK/TAHUN 2018 tanggal 6 November 2018 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Acara ini diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

“Untuk mengenang jasa para pahlawan, marilah kita mengheningkan cipta sejenak,” kata Jokowi.

Selanjutnya, ahli waris dari enam tokoh pahlawan telah siap berdiri untuk menerima langsung penghargaan ini. Adapun tokoh yang mendapatkan gelar Pahlawan Nasional, yaitu :

1. Almarhum Abdurrahman Baswedan, tokoh dari Provinsi D. I. Yogyakarta.

2. Almarhum Ir. H Pangeran Mohammad Noor, tokoh dari Provinsi Kalimantan Selatan.

3. Almarhumah Agung Hajjah Andi Depu, Tokoh dari Provinsi Sulawesi Barat.

4. Almarhum Depati Amir, tokoh dari Provinsi Bangka Belitung.

5. Almarhum Tn Kasman Singodimedjo, tokoh dari Provinsi Jawa Tengah.

6. Almarhum Brigjen K.H Syam’un, tokoh dari Provinsi Banten.

Diketahui, penetapan tokoh untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional ini ditentukan oleh para anggota Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Aturan dewan gelar telah tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2010 tentang Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada enam orang tokoh yang semasa hidupnya dianggap berjasa dalam perjuangan di berbagai bidang untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan serta mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa.

Pemberian gelar tersebut berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan yang mengatur kriteria pemberian tanda kehormatan.

Penganugerahan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 8 November 2019, tersebut dihadiri oleh para ahli waris dari keenam tokoh tersebut.

Total Page Visits: 29 - Today Page Visits: 3
TIRAS.id

Tinggalkan Balasan