Viral

Algoritma Google Berubah Lagi

Algoritma Google
TIRAS.id

Algoritma Google

TIRAS.id — “Kita perlu membuat keyword yang lebih dekat dengan pertanyaan berbasis pertanyaan, yang biasa ditanyakan orang-orang,” ujar Idris Daulat, seorang coach Densus Digital memberi kiat membuat artikel yang ramah dicari mesin Google, untuk masuk ke laman pertama Google.

Idris Daulat, Coach Densus Digital

Tak hanya soal web design dan bagaimana menjadi content creator, Idris juga bicara tentang buzzer socmed.

Usahakan kita hanya memasukan 40-60 kata per paragraf. Tapi, algoritme penelusuran Google terus berkembang.

Jadi, perlu memperbarui konten yang ada dengan konten segar dapat meningkatkan lalu lintas organik. Konten video lima kali lebih mungkin mendorong konversi daripada konten saja.

 

Kenapa harus Google?

Masih menurut Idris, dari Densus Digital menyebut mesin pencari paling populer masih Google.

Pada tahun 2020, Google menyumbang lebih dari 79% dari total lalu lintas pencarian desktop, diikuti oleh Bing pada 7,27%, Baidu 6,55%, Yahoo 5,06%. Sisa 2,2% lalu lintas pencarian tersebar di antara ASK.com, AOL dan pemain kecil lainnya.

Konten Berkualitas dan Membangun Link adalah kunci sukses SEO.

SEO adalah singkatan dari pengoptimalan mesin pencari. Ini adalah serangkaian penyesuaian dan pengoptimalan ke situs Anda dengan tujuan mengarahkan lalu lintas organik (gratis) dengan peringkat tinggi di hasil penelusuran Google.

Kombinasi konten berkualitas tinggi dan pembuatan tautan adalah cara paling efektif untuk menentukan peringkat konten di mesin pencari. Jika digabungkan, membangun tautan dan konten yang bagus berpotensi untuk melambungkan lalu lintas web.

Pencarian suara

Pada awal 2018, para ahli telah memperingatkan pemasar tentang pergeseran masuk dari pencarian teks ke suara. Ini karena peningkatan penggunaan ponsel dan lahirnya asisten virtual seperti Alexa, Siri, dan Google Home.

Pada tahun 2020, diperkirakan 50% penelusuran akan dilakukan secara lisan. Ini berarti praktik mencari melalui kata kunci dan merancang situs web agar beresonansi berdasarkan kecocokan kata kunci akan sangat lengkap di tahun-tahun mendatang.

Untuk alasan ini, spesialis SEO disarankan untuk merancang situs web dan halaman berdasarkan kueri kata kunci ekor panjang. Itu juga harus cocok dengan frasa dan bahasa yang lebih alami. Pikirkan orang-orang yang menyusun penelusuran mereka dalam pertanyaan seperti “di mana ____” daripada “alamat ____.”

Hasil hiperlokal

Pencarian lokal meningkat. Faktanya, 46% dari semua pencarian sekarang bersifat lokal. Ini berarti jika Anda ingin menjadi bisnis atau layanan yang paling menarik secara online, Anda harus bekerja untuk meningkatkan popularitas Anda baik offline maupun online.

Di lapangan, Anda harus mendorong pelanggan untuk memberikan ulasan yang bagus secara online. Ada laporan bahwa Google sedang mengembangkan algoritmanya untuk mendukung bisnis peringkat teratas.

Secara online, bisnis juga harus memastikan bahwa mereka memiliki daftar yang akurat. Artinya, nama bisnis, alamat, gambar, video, dan bahkan jam operasional seseorang disinkronkan di seluruh platform dan situs web.

Dari sini, Anda dapat bekerja untuk membangun popularitas Anda di antara mention dan keterlibatan media sosial. Dengan cara ini, bisnis Anda akan menjadi yang pertama muncul jika seseorang di sekitar Anda mencari sesuatu yang terkait dengan merek Anda.

Google Featured Snippet

Jika Anda pernah mencari pertanyaan di Google sebelumnya, Anda mungkin telah memperhatikan bagaimana Google menyediakan kotak kecil tempat pertanyaan Anda dijawab melalui teks atau gambar.

Ini disebut Cuplikan Unggulan Google.

Di satu sisi, ini dapat menghilangkan kebutuhan untuk mengklik untuk melihat hasil pencarian. Namun, merek mungkin masih memanfaatkan ini, karena untuk penelusuran yang lebih lama (mis. Pertanyaan “bagaimana” vs. “apa ibu kotanya”), Google tidak memberikan informasi secara keseluruhan.

Jadi, bagaimana Anda menemukan diri Anda di dalam cuplikan? Mirip dengan mendesain kata kunci Anda untuk pencarian verbal, cobalah membuat tag halaman Anda agar sesuai dengan pencarian berbasis pertanyaan yang lebih lama.

Selain itu, untuk mengoptimalkan SEO Anda, rancang judul Anda agar sesuai dengan pertanyaan yang mungkin ditelusuri orang.

Terakhir, jika Anda membuat listicle, FAQ, atau jenis artikel yang menjawab pertanyaan kecil di dalamnya, coba berikan jawaban yang ringkas.

Konten yang menarik

Meskipun SEO Anda bagus, mesin pencari seperti Google mencari konten yang unik, menarik, dan berkualitas tinggi.

Generasi muda lebih banyak mengonsumsi meme, GIF, dan infografis daripada membaca. Meningkatkan portofolio situs Anda di area ini akan membantu peringkat situs Anda.

Pengalaman pengguna

Untuk pengalaman pengguna (UX), kecepatan memuat sekarang akan menjadi faktor peringkat indeksasi Google.

Ini terkait dengan seruan yang lebih besar untuk memprioritaskan hasil penelusuran yang berpusat pada pengguna. Sebagai merek, Anda harus berupaya membangun situs Anda agar mudah dinavigasi.

Ini juga harus ramah seluler, baik dalam desain maupun konten.

Buat desain Anda responsif, dan konten Anda menarik perhatian dengan 2-3 paragraf kalimat pendek dan poin-poin. Anda dapat menguji seberapa dioptimalkan situs Anda untuk seluler melalui Pengujian Ramah Seluler Google.

Membuat baik disain maupun kontennya. Detil kecil yang mungkin terlewat sebelumnya. Karena perubahan teknologi begitu cepat, ditambah perilaku masyarakat yang terus berubah ketika melakukan pencarian.

Maka, “Cara bermain SEO pun berubah.”

Ulasan sosial melalui apa saja, yang diperlukan. Idris siap memberi masukan agar brand mendapat perhatian secara online.

Mainkan Search Engine Optimization (SEO)· Selain, tentunya, kecepatan loading saat ini menjadi faktor penting bagi Google untuk menilai suatu Situs.

Demikian Idris, yang juga sebagai pengurus Asosiasi Media Digital memberi masukan, sambil memberi nomer WA untuk coaching dan mentoring, karena Search Engine Optimization (SEO) merupakan bagian penting bagi perkembangan brand.

Karena biar bagaimana pun, kegiatan marketing yang dijalankan brand banyak yang mengandalkan teknologi. Seperti ketika menyajikan konten melalui media sosial atau media mainstream.

Dengan SEO, masyarakat menjadi lebih mudah untuk menemukan situs brand terkait, atau ketika berkeinginan untuk memilih barang dan jasa yang ditawarkan.

“Kita perlu adaptif dalam mengikuti perubahan yang dilakukan Google,” demikian Idris Coach Densus Digital mengutip seorang coach di grup WA Motivation Daily soal How SEO Will Change in 2020.

Specialist Media Interaktif #0821 100 966 96

 

baca juga: majalah MATRA edisi cetak — klik ini

 

 

 

Total Page Visits: 145 - Today Page Visits: 6
TIRAS.id