6 Cara Optimalkan Media Sosial agar Tetap Positif

oleh


EKSEKUTIF.COM, JAKARTA – Ruang digital memeberikan penggunanya dua pilihan untuk melakukan hal positif atau negatif di dalamnya. Namun, pengguna dengan kecakapan yang baik tentu akan memfokuskan dirinya kepada tujuan baik dan positif.

Menurut Aldiyar, Instruktur Edukasi4ID, dalam hal apapun kita harus memiliki tujuan, termasuk saat bermedia sosial. Sehingga potensi kita melakukan hal negatif menjadi sempit dan teralihkan fokusnya pada hal positif.

“Penting sekali punya tujuan itu. Misalnya mau bermedia sosial untuk membangun personal branding seperti influencer atau jualan online, bisa juga memperluas relasi,” ujar Aldiyar dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (28/9/2021).

Ia mengatakan, ada beberapa hal yang seharusnya dilakukan di media digital agar semakin optimal. Pertama, mengisi aktivitas digital dengan hal yang paling mungkin dilakukan. Kita bisa mulai melakukan hal yang kita suka dan bisa di ruang digital, misalnya membuat video, menulis cerita, dan lainnya.

Kedua, menjadikan media digital sebagai media penyimpanan portofolio. Hal ini berguna untuk memperlihatkan hasil pekerjaan yang sedang digeluti di media sosial dan akan berdampak, seperti memperlihatkan keahlian atau bisa mudah mendapat pekerjaan.

Ketiga, gunakan media sosial untuk menjalin relasi. kita bisa menjalin relasi dengan rekan satu profesi atau satu hobi. Memperluas relasi akan membuka peluang kolaborasi baru. Karena itu, relasi sangat penting untuk dibangun di ruang digital.

Keempat, memanfaatkan media sosial sebagai media promosi bisnis. Hal ini merujuk pada pengguna yang terlah memiliki usaha atau ingin membangun usaha. Kita juga bisa mempelajari ads pada media sosial agar promosi menjadi lebih optimal. Selain itu, mempelajari cara membuat desain sederhana melalui platform yang tersedia.

Kelima, memanfaatkan media digital untuk mendapatkan informasi yang valid. Informasi penting agar kita tidak ketinggalan, hal ini juga bisa mempengaruhi pekerjaan atau bisnis kita.

“Supaya tidak terjerumus ke informais palsu atau hoaks karena derasnya informasi, sebaiknya mencari informasi ke media yang jelas kredibilitasnya,” imbau Aldiyar.

Keenam, manfaatkan media digital untuk memperoleh inspirasi. Agar semakin produktif, hal ini bisa kita lakukan saat sedang memiliki waktu luang. Inspirasi bisa terkait pekerjaan, hobi, atau rencana masa depan.

Dari keenam hal tersebut, kita bisa mempelajari keahlian baru untuk mempersiapkan diri terjait profesi di masa depan. Karena tren pekerjaan di masa mendatang nantinya akan berubah dan lebih banyak memanfaatkan keahlian digital.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (28/9/2021) juga menghadirkan pembicara, Nina Herlina (Kabid Pendas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi), Fadhlan Fadhillah (Pendamping Guru Penggerak Kemendikbudristek), Ana Agustin (Managing Parner di Indonesia Global Lawfirm), dan Michiko Utoyo (Key Opinion Leader).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 1 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

No More Posts Available.

No more pages to load.