Rakor Bawang Putih Terganjal Menteri Perdagangan

  • REDAKSI
  • Mei 23, 2019
  • NASIONAL
  • 403 Views

Izin ekspor-impor memang sejauh ini hanya bisa dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan.

Soal impor bawang putih, Kementerian Perdagangan menerbitkan Persetujuan Impor (PI) bawang putih sejumlah 115.765 ton kepada 8 perusahaan importir swasta untuk tahun ini. . Sedangkan keputusan untuk impor sudah difinalkan pada saat rakor sebelumnya.

Nasib petani bawang putih Indonesia sedang dirundung  harga di pasar dari dua sisi, sisi produksi dan konsumen.

Ada periode,  impor telah dilakukan oleh Bulog. Untuk impor saat ini, masih menunggu izin dari Kemendag dan rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengeluarkan izin impor kepada tujuh perusahaan dengan besaran kuota 100 ribu ton.

Lantas, untuk Perum Bulog kapan?

Menurut Direktur Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan hingga saat ini izin impor untuk Perum Bulog belum dikeluarkan. Hal itu dikarenakan belum ada arahan dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Dihubungi terpisah, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Wahyu Kuncoro membenarkan hal tersebut. Kata Wahyu, hingga saat ini Bulog belum mendapatkan surat penugasan dari Kementerian BUMN.

Hal ini dikarenakan belum adanya respons dari Kementerian Perdagangan untuk meminta Kementerian BUMN mengeluarkan surat penugasan kepada Bulog.

“Saat ini Bulog belum mendapat jawaban penugasan dari Kemendag. Kalau belum ada surat dari Kemendag, belum bisa menerbitkan (surat penugasan),” tutup dia.

Sementara itu, dalam rapat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian beberapa waktu lalu diputuskan Perum Bulog untuk mengimpor bawang putih sebanyak 100 ribu ton. Hal itu untuk menjaga stok dan harga jelang puasa dan Lebaran.

Previous «
Next »

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *